Pendidikan

Cara dan Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan

Pelaksanaan konseling di sekolah diwujudkan dalam program konseling yang mencakup semua layanan konseling. Penasihat karir tidak hanya perlu sehat jasmani dan rohani, tetapi juga perlu pelatihan dan bimbingan khusus; idealnya mereka harus memiliki gelar sarjana di FIP IKIP dengan konsentrasi di BK atau program yang setara. Selain itu, menurut Bimo Walgito, seorang mentor harus memiliki pengalaman dan pengetahuan praktis dan teoritis yang cukup:
Agar seorang supervisor dapat menjalankan fungsi atau pekerjaannya dengan sebaik-baiknya, seorang supervisor harus memiliki pengetahuan yang cukup luas baik dari segi teoritis maupun praktis. (Walgito, 1989:17)

Metode dan pelaksanaan bimbingan dan nasehat

Dari pendapat di atas, jelaslah bahwa pengetahuan bimbingan dan konseling merupakan syarat terpenting bagi seorang pembimbing, baik dari segi teoretis maupun praktis.
Landasan penyelenggaraan program bimbingan dan konseling di sekolah tidak dapat dipisahkan dari landasan pendidikan pada umumnya dan pendidikan pada khususnya. (Walgito, 1989:17)
Ketika melaksanakan program orientasi dan konseling, harus diperhatikan batasan-batasan yang memungkinkan dilakukannya kegiatan orientasi dan konseling. Bimbingan dan konseling di sekolah dilakukan bagi siswa untuk membantu siswa membuat rencana belajar dan mengambil keputusan sendiri. Bimbingan dilakukan dengan melibatkan anggota staf lain dalam mendukung siswa. Bimbingan diberikan sesuai dengan kemampuan tenaga pembimbing (ahli BK, guru BK atau guru pembimbing dan guru VAK biasa) dan program BK sekolah menitikberatkan pada pencegahan ketidakmampuan belajar di kelas yang dilaksanakan atas dasar kesepakatan bersama. antara konseling dan siswa.
Menurut Totok Santoso dalam bukunya Jasa dalam Memberikan Bimbingan Belajar yaitu:
sebuah. tur grup

Pelaksanaan kepemimpinan kelompok merupakan cara khusus untuk mengelompokkan siswa. Sedangkan kegiatan bimbingan kelompok merupakan jenis kegiatan yang dilakukan karena pengawas merangkap sebagai guru, bimbingan kelompok adalah yang paling dominan. Karena selain edukasi juga tentang anjuran preventif. Bentuk konseling kelompok adalah kelas konseling (kelas konseling kelompok), lingkaran diskusi, kelompok kerja dan ruang belajar.
1) Pelajaran instruksional
Sesi konseling ini berfokus pada kebutuhan siswa yang puas dengan perkembangan pribadi dan interaksi sosial mereka: dengan kata lain, profesional konseling bertindak sebagai pendidik daripada guru. Dalam sesi konseling, biasanya berupa diskusi tentang suatu masalah yang tidak melibatkan masalah lain. misalnya metode pembelajaran yang baik. Cara memilih jurusan/fakultas. Sopan santun, kedewasaan diri, hubungan dengan orang tua.
2) Diskusi kelompok
Diskusi kelompok ini dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari empat sampai enam siswa, dimana siswa mendiskusikan sesuatu secara bersama-sama, misalnya kesulitan belajar, menghadapi orang tua atau menghadapi jenis lain.

b. Kepemimpinan individu
Jika konseling individual ini dilakukan, ada masalah dari siswa yang bersangkutan, yang langsung dipanggil ke ruang konseling.
Bentuk konseling individu dapat berupa: informasi, konseling dan konsentrasi.

c. Nasihat individu
Dalam konseling satu lawan satu, setidaknya ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam konseling, yaitu diam, bingung, mendengarkan, dan eskapisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button