Pendidikan

Contoh Kata Ulang Sebagian – Pengertian dan Contoh

Contoh reformulasi parsial – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata adalah unsur bahasa lisan atau tulisan yang mewakili perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam bahasa itu. Kata-kata yang diulang sebagian mengulangi bagian dari batang kata.

Majalahdikti.com menyajikan materi pembelajaran berjudul Partial Review Example. Dimana materi pembelajaran ini diulas dengan definisi dan contoh.

definisi

Kata berulang adalah kata yang telah mengalami proses reduksi. Untuk membedakannya dengan transformasi, yang bukan reformulasi, kata transformasi harus memiliki akar kata sebagai ciri utamanya.

Contoh reformulasi parsial

Kata berulang adalah bentuk kata yang diperoleh seluruhnya atau sebagian atau diubah melalui proses duplikasi atau pengulangan. Pengulangan atau reduksi kata adalah pengulangan suatu satuan gramatikal, baik seluruhnya maupun sebagian, baik dengan variasi fonem maupun tanpa variasi fonem. Kata dasar, kata pengaruh atau kata penghubung dapat diulang.

Pengulangan sebagian adalah reduplikasi yang pengulangan kata hanya terjadi pada sebagian bentuk dasar. Pengulangan kata pada jenis pengulangan ini hanya terjadi pada suku kata awal dari kata yang diulang. Itu juga dapat ditambahkan ke sufiks dan akhiran kata. Misalnya pada pohon kata. Dalam kata ini, suku kata po diulang dan diubah menjadi pe. Sedangkan pre-addition ditambahkan di akhir kata. Untuk alasan ini kata pohon direduksi menjadi pohon umwort.

Contoh reformulasi parsial

Contoh 1

1) Tapi
Seperti tetua dan bujangan, kata itu hanyalah duplikat dari suku kata awal.
2) trek
Mirip dengan kata Elder, pengulangan kata ini hanya berkurang pada suku kata awal.
3) Lansia
Kata berulang ini hanya terbentuk dari suku kata awal, yang direduksi seperti pada kata-kata tetangga.
4) buah-buahan
Pengulangan kata menyatakan bahwa batang buah ini digandakan pada suku kata awal dan diakhiri dengan sufiks di akhir kata.
5) tetangga
Berbeda dengan contoh di atas, kata yang diulang ini hanyalah duplikat dari suku kata awal. Akhiran -an tidak disertakan karena kata tanpa akhiran dapat disingkat. Dengan demikian, tangga nada dasar dapat digandakan di tetangga dengan hanya mereplikasi suku kata awal.
6) batu
Seperti pada contoh di atas, pengulangan kata mengimplikasikan bahwa dasar batu ini telah dikurangi dan diubah dari akar vokal aslinya dan dibubuhkan pada akhir kata.
7) Dedaunan
Kata ulangan ini adalah pengulangan kata dasar yang dikurangi dan dimodifikasi dibandingkan dengan vokal suku kata aslinya dan menerima sufiks di akhir kata.
8) Leluhur
Kata tersebut berasal dari kata kakek buyut yang kemudian digandakan dan diubah pada vokal suku kata awal dan kemudian memiliki akhiran setelahnya. Maka perkataan kakek buyut itu direduksi menjadi sumpah.
9) kebisingan
Kata ini memiliki akar. Suku kata awal dari kata tersebut kemudian diulangi dan diganti dengan vokal e. Lalu ada akhiran setelahnya. Jadi kata bunyi digandakan dengan bunyi.
10) pohon
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kata-kata yang memiliki akar pohon mengulangi suku kata awal po.Suku kata ini diulang dan vokalnya berubah menjadi e. Ini untuk menyempurnakan Firman. Akhiran juga digunakan. Dengan cara ini, kata pohon direduksi menjadi pohon.

contoh 2

  • Orang ini adalah musuh utama kita. (reformulasi sebagian: fana, kata dasar: kakek buyut)
  • Gadis itu sangat populer dengan bujangan ini. (sebagian dirumuskan ulang: bujangan, kata dasar: Jaka)
  • Tempat ini sangat bising dari kebisingan. (pengulangan sebagian kata: nada, batang kata: nada)
  • Para tetua desa berkumpul di balai paroki untuk memberikan nasehat. (reformulasi parsial: tertua, root: lama)
  • Ada banyak buah di toko buah ini. (Reformulasi parsial: buah, akar kata: buah)
  • Mereka saling menendang saat digunakan untuk bertarung.
  • Dukun menempatkan persembahan di depan gambar suci.
  • Kakak bersembunyi di rerumputan sambil bermain petak umpet.
  • Lita menari di atas panggung di acara seni tahunan.
  • Mereka lari keluar rumah saat rumah terbakar.
  • Sore hari anak-anak bermain di taman.
  • Aroma wewangian ini sangat menyengat.
  • Gara-gara ulah anak-anak itu, banyak coretan di dinding sebelah rumah om.
  • Sebagai sesama manusia, kita harus saling membantu.
  • Kami selalu menawarkan tamu kami hidangan lezat dan lezat.
  • Sebagai laki-laki, kita akan terus berusaha untuk menjadi pemimpin keluarga yang baik.
  • Berbagai minuman tersedia di toko.
  • Kami sangat menghormati dan menghargai tetangga baru kami.
  • Sang bujangan mencari gadis pilihannya melalui ritual adat.
  • Lia sangat menyukai pelajaran renang di sekolah.
  • Dia menangis begitu banyak sehingga matanya bengkak.
  • Adik perempuan itu menggelengkan kepalanya karena tidak setuju dengan apa yang dilakukan temannya.
  • Ada banyak pohon di sekitar rumah nenek saya.
  • Aku mendengar suara di belakang rumah tadi malam.
  • Kami sangat menghormati leluhur kami.

Hal tersebut dapat admin sampaikan dalam materi yang membahas tentang contoh pengulangan sebagian. Kami berharap materi yang dibahas dalam artikel ini dapat membawa pemahaman dan manfaat bagi pembaca semua.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button