Pendidikan

Contoh Teks Berita Tentang Sekolah

Contoh teks pesan tentang sekolah – Saat menulis teks pesan, teks itu sendiri umumnya memiliki setidaknya 3 struktur utama. Pertama: Penyelarasan dengan berita, peristiwa, dan sumber berita. Dan surat kabar utama harus mengandung unsur 5W + 1H. Ini adalah siapa, kapan, di mana, siapa dan bagaimana suatu peristiwa terjadi.

Majalahdikti.com menyajikan materi kajian berjudul Contoh Teks Berita Tentang Sekolah. Dimana materi pembelajaran ini diulas dengan definisi dan contoh.

definisi

Teks berita atau berita pada umumnya memuat segala macam fakta yang terjadi di dunia. Terkadang pesan ditulis dalam bentuk cetakan. Itu juga dapat disiarkan di radio atau televisi.

Contoh teks pesan tentang sekolah

Terlepas dari kemajuan teknologi semacam ini, berita juga diunggah ke situs web di internet. Berikut ini adalah contoh berita tentang sekolah.

Contoh teks berita tentang sekolah di desa Harum

Anak-anak SD di Desa Harum Sekar Aru Kepulauan harus berusaha belajar saat hujan turun. Karena mereka harus berjalan tanpa alas kaki saat kondisi jalan buruk. Selain trek berlumpur, anak-anak bahkan harus berlari sejauh 6 kilometer.

Semuanya dilakukan semata-mata untuk tujuan belajar dan mencapai tujuan. Tidak hanya harus bertahan di jalanan yang terjal, kondisi sekolah juga bisa dibilang tidak layak dan cukup memprihatinkan. Jumlah siswa di SDN 11 diketahui sangat minim dan gedung belajar mengajar juga dalam kondisi rusak.

Hal ini mau tidak mau memaksa sejumlah siswa untuk bergaul dengan siswa lain. Hingga berita ini diturunkan, sarana dan prasarana sekolah belum terlihat. Termasuk ruang kelas yang rusak, kekurangan buku perpustakaan dan kekurangan tenaga pengajar. Diketahui, jumlah guru SDN 11 hanya sekitar 6 orang.

Pihak sekolah mengatakan sudah lama dan sudah sering melaporkan kondisi tersebut ke dewan sekolah daerah. Namun selama ini pemerintah daerah tidak memberikan perhatian sedikitpun.

Contoh teks pesan tentang Sekolah SMAN 2 Padalarang

NGAMPRAH, (PR).- Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sekolah Adiwiyata, SMA Negeri 2 Padalarang menggelar kegiatan Gebyar 1.000 Eco-Bricks. Sebanyak 1.089 eco brick dibuat oleh warga sekolah yang sebagian besar adalah siswa. Dua helikopter dan sebuah gerbang kemudian dibangun dari batu bata yang ramah lingkungan ini.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Padalarang Dadin Sasmita mengatakan, kegiatan 1.000 Gebyar Eco-Brick merupakan salah satu item yang dicari pihak sekolah untuk program Adiwiyata. SMA 2 Padalarang juga berupaya menjadikan sekolah ramah lingkungan dengan menanam pohon di lingkungan sekolah.

Alih-alih membuang sampah di sekitar sekolah, kami mengumpulkannya di batu bata ramah lingkungan. Kemudian bata ramah lingkungan berubah menjadi dua monumen parang dan sebuah gerbang. Jika batu bata ramah lingkungan yang kami kumpulkan hari ini masih ada yang kurang, kami akan berusaha melanjutkan program ini lagi,” kata Dadin, Senin, 30 April 2018 di SMAN 2 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan ini mengumpulkan sampah dari sekolah dan memasukkannya ke dalam botol plastik bekas. Untuk menjadi bata hijau yang stabil, sampah seberat 200 hingga 250 gram diisikan ke dalam botol berukuran 600 mililiter, sedangkan botol berukuran 1,5 liter diisi sebanyak 500 hingga 700 gram sampah.

Dadin mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat koordinasi dan pembinaan dinas lingkungan KBB dan kampung ramah lingkungan. Selain itu, SMAN 2 Padalarang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan dengan melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan.

Kami juga menghadirkan tiga GC di Thousand Bricks Festival. Anak-anaklah yang dinobatkan sebagai duta kebersihan di sekolah. Jadi ada 40 anak kelas X dan XI yang ditunjuk sebagai duta untuk mengatasi masalah sampah, penghijauan atau lingkungan lainnya,” ujarnya.

Direktur Pengelolaan Lingkungan Hidup Bandung Barat Zamilia Floreta memuji kegiatan SMAN 2 Padalarang. Menurutnya, program sekolah Adiwiyata tahun ini baru akan dilaksanakan di KBB. Sekolah yang terpilih akan mewakili Bandung Barat pada program tingkat provinsi yang sama tahun depan.

Direktur Bidang Kemitraan Pelayanan LH Bandung Barat Apit Akhmad Hanafi menambahkan, pihaknya telah mensosialisasikan program sekolah Adiwiyata ke 75 sekolah tiga tingkat, SD, SMP, dan SMA. Namun sejauh ini respon sekolah belum seperti yang diharapkan.

Sejauh ini kami masih menunggu tanggapan atau langkah dari pihak sekolah untuk program sekolah Adiwiyata ini. Kami berharap 20 sampai 30 persen yang mencoba ikut karena pada bulan Juni sekolah ingin meraih Adiwiyata di KBB. Sekolah KBB juga akan terwakili di tingkat provinsi,” ujarnya.

Contoh teks berita tentang sekolah di desa Mekar Jaya

Anak-anak sekolah dasar di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Muara Enim, harus berjalan tanpa alas kaki hingga 5 km dalam kondisi becek dan berlumpur setelah hujan demi hujan, berjuang untuk belajar, belajar dan mencapai cita-citanya di sekolah.

Selain akses jalan yang rusak, kondisi sekolah juga sangat kritis. Minimnya siswa di desa dan ruang kelas yang bobrok menyebabkan 12 siswa SD terpaksa bergabung dengan siswa lain.

Selama ini sarana dan prasarana masih minim, seperti ruang kelas yang rusak dan perpustakaan yang kekurangan buku. Selain itu, sekolah ini hanya memiliki 8 guru.

Menurut pihak sekolah, mereka sering melaporkan kondisi sekolah ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lawang, namun selama ini tidak ada perhatian sama sekali dari pemerintah daerah.

Hal tersebut dapat admin sampaikan pada materi kali ini yaitu tentang contoh teks Berita Tentang Sekolah. Kami berharap materi yang dibahas dalam artikel ini dapat membawa pemahaman dan manfaat bagi pembaca semua.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button