Pendidikan

Contoh Teks Eksemplum – Pengertian dan Contoh B. Indonesia

Contoh teks contoh – Copy Text atau Teks Salinan adalah teks cerita yang mencerminkan tingkah laku atau karakter sebuah cerita. Cerita dimulai dengan pengenalan karakter, kemudian membahas peristiwa apa yang dialami karakter tersebut, dan diakhiri dengan interpretasi dalam karakter.

Majalahdikti.com menyajikan materi pembelajaran berjudul Sample of Sample Text. Dimana materi pembelajaran ini diulas dengan definisi dan contoh.

definisi

Copy text adalah cerita yang berisi tingkah laku atau karakter dari sebuah cerita. Awal cerita dalam teks ini adalah pengenalan tokoh, yang menceritakan peristiwa yang terjadi pada tokoh, yang diakhiri dengan interpretasi pada tokoh.

Contoh teks contoh

Teks salinan tersebut terkandung dalam sebuah karya sastra yang isinya menggambarkan pengalaman hidup Anda sendiri. Dimulai dari peristiwa yang dialami tokoh tersebut kemudian setelah peristiwa tersebut ada pedoman yang bisa diambil. Ini tentang tidak membuat kesalahan yang sama di masa depan.

Di bawah ini saya akan memberikan contoh pada topik di atas dan di bawah

Contoh teks tentang kelalaian saya

abstrak

Saya memiliki pengalaman kecelakaan sepeda motor beberapa tahun yang lalu.

orientasi

Waktu itu saya masih SMP, suatu sore ketika saya sedang membersihkan kamar, keponakan saya yang bernama Suci berkunjung ke rumah saya dan minta diantar ke gurunya untuk les.

kejadian

Ketika hampir masuk waktu sholat isya, orang tua saya seolah menyuruh saya untuk tidak segera berangkat, dan ibu saya menyuruh saya untuk pergi setelah saya selesai adzan. Tetapi karena para Orang Suci tampaknya sedang terburu-buru, saya akan tetap menemani dan mengirim mereka. Di tengah perjalanan, tiba-tiba ponsel saya berbunyi dan sepertinya itu pertanda ada pesan teks yang masuk ke ponsel saya.

Kemudian saya mencoba memasukkan ponsel saya ke dalam saku dan kemudian saya membuka SMS masuk dan saya ingin membalas pesan itu juga. Jujur saja, saya sedang terburu-buru mengendarai sepeda dan memiliki kecepatan yang cukup tinggi, kemudian datang motor dari depan yang ingin mundur tetapi tidak menyalakan lampu mundur.

Saya gugup karena tidak bisa mengontrol dan mengontrol kecepatan dan akhirnya menabrak pengendara sepeda motor yang berbelok ke arah itu. Suci dan saya terjatuh dan terlempar dari motor. Saint, keponakan saya mengalami cedera siku dan kaki sementara saya mengalami cedera pada lutut kanan saya dan untungnya tidak mengalami cedera serius. Sepeda motor yang saya tumpangi rusak parah ketika polisi yang kebetulan berada di jalan bergegas menghampiri saya untuk membantu dan mengatasi kecelakaan tersebut.

penafsiran

Melalui kejadian ini, saya belajar bahwa restu dan nasihat orang tua sangatlah penting. Jika saya mengikuti kata-kata orang tua saya, hal seperti itu pasti tidak akan terjadi, kecuali saya mengerti bahwa kehati-hatian dan ketertiban di jalan datang secara alami, perhatian yang sangat diperlukan karena kita seperti kehidupan jalanan.

Selain perlengkapan keselamatan mulai dari helm hingga dokumen penting seperti STNK, surat izin mengemudi juga harus diperhatikan saat mengemudikan kendaraan di jalan raya. Dan saat mengendarai kendaraan, sebaiknya jangan memegang ponsel kecuali situasinya sangat mendesak. Kami harus menepi ke pinggir jalan untuk membuka telepon.

kode

Sejak saat itu saya jadi lebih berhati-hati saat berkendara. Saya juga lebih memperhatikan peraturan lalu lintas dan menuruti apa kata orang tua saya. Karena ridha Allah adalah ridha orang tua.

Contoh teks tentang burung pipit

orientasi

Alkisah ada sekelompok burung pipit di hutan yang sangat lebat yang suka berkicau. Salah satu burung dalam kelompok itu bernama Lia. Lia juga termasuk hidup dengan hewan lain di alam liar.

Lia dikenal sebagai burung yang sangat sombong karena hidupnya seperti tidak mau bercampur dengan hewan lain. Lia selalu merasa menjadi hewan yang tepat dan paling mampu menyelesaikan masalah.

kejadian

Suatu hari sekelompok burung pipit membangun sarang dari tumpukan jerami. Dengan kesabaran dan ketekunan, mereka membuat sarangnya terlihat rapi dan kuat. Dalam kasus Lia, sebaliknya, burung pipit berjuang dengan kesombongan dan kesombongan untuk membangun sarangnya sendiri dengan selembar kertas berwarna. Dia berpikir bahwa menggunakan kertas akan terlihat jauh lebih bagus dan lebih menarik daripada burung pipit lain yang hanya terlihat seperti tumpukan sampah.

Lia tak peduli bagaimana dan seperti apa struktur gedung yang ia bangun. Dia tidak memperhatikan sarang padat yang dia bangun. Yang terpenting baginya adalah terlihat bagus dan cantik dibandingkan dengan sarang lainnya. Selain Lia, seekor burung pipit juga tinggal di dekatnya, membangun sarang dengan tumpukan jerami. Seekor burung pipit bernama Rina. Rina dikenal banyak hewan lain sebagai burung pipit yang murah hati dan baik hati.

Sifat Rina dan Lia sangat berbanding terbalik. Lia yang tinggal bersebelahan dengan Rina mencemoohnya karena sarang yang dibangunnya terlihat sangat lusuh dan tidak menarik. “Hei Rina, punggungmu yang buruk adalah warna sarang yang kamu buat, sarangmu terlihat sangat lusuh dan tidak sedap dipandang.” kata Lia kepada Rina.

Rina terdiam dan tidak menjawab ocehan burung pipit Lia, dia hanya membangun dan memperkuat sarangnya sendiri. Lia yang sangat senang karena sarang yang dibangunnya terus bekerja membuat warna sarang.

Kemudian Rina pun berkata “Hei Lia, lebih baik kamu gunakan bahan sarangmu dari tumpukan jerami agar lebih kuat!”. Tapi Lia terus membangun sarangnya dengan kesombongannya.

Beberapa waktu kemudian semua burung, baik Rina maupun Lina, telah menyelesaikan sarangnya. Dan kemudian hujan turun cukup deras, semua burung pipit pergi ke sarangnya untuk bersembunyi. Namun tidak bagi Lia, karena sarang yang digunakannya terbuat dari kertas yang justru melindunginya dari hujan bahkan membuat tubuhnya basah.

Lia panik dan tubuhnya basah kuyup akibat hujan deras. Lalu Rina datang dengan kemurahan hatinya dan menawarkan Lia berlindung di rumahnya. Pada akhirnya, Lia menyesali perbuatannya.

Dia menyesal membuat sarang dengan kertas berwarna itu. Dia juga menyesal telah menjadi burung pipit yang angkuh dan sombong. Sejak itu, La Rina menyarankan untuk membangun sarang dari tumpukan jerami.

penafsiran

Sejak kejadian itu, Lia berubah sikap dan perilakunya. Ia berjanji tidak akan sombong dan sombong terhadap hewan lain dan burung pipit. Lia pun menyadari bahwa saat hidup sederhana dan bermegah, kesederhanaan versus kemewahan sangatlah penting. Karena kita adalah makhluk sosial.

Contoh teks tentang kopi

orientasi

Setelah pulang sekolah saya memutuskan untuk langsung pensiun tanpa istirahat seperti biasanya. Saya merasa tubuh saya lelah karena kegiatan sekolah hari itu.

Ketika saya melihat mesin penjual otomatis di penginapan, saya pikir itu enak sebelum berbaring dan minum kopi. Omong-omong, kisaran kopinya masih cukup besar saat itu.

Saya memanaskan dispenser dan setelah 5 menit airnya menjadi hangat. Kemudian saya mengambil kopi bubuk dan membuatnya dalam gelas.

kejadian

Kopi sudah siap diminum dan saya mau ke lantai 1 dengan kopi yang baru saya seduh (kamar saya di lantai 2).

Saya bertekad untuk membawa cangkir kopi menuruni tangga, namun karena gugup berjalan menuruni tangga, tangan saya kehilangan keseimbangan dan cangkir kopi bergetar.

Akibatnya, kopi tumpah di tangga yang sering dilalui anak-anak.

Untung tidak ada yang datang saat itu jadi saya tidak punya waktu 10 menit untuk mengelap kopi cair yang tumpah di lantai tangga.

penafsiran

Berdasarkan kisah pengalaman pribadi di atas, kita bisa belajar jika kita mengenakan sesuatu yang rentan terhadap diri kita. Kita harus lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Hal tersebut dapat admin sampaikan pada materi kali ini yang membahas tentang contoh contoh teks. Kami berharap materi yang dibahas dalam artikel ini dapat membawa pemahaman dan manfaat bagi pembaca semua.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button