Pendidikan

Pengertian dan Landasan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Sesekali admin menjelaskan Memahami Pancasila sebagai dasar negara. Kita sudah tahu bahwa Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia.

Menurut Wikipedia, Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata Sanskerta: pañca artinya lima dan śīla artinya asas atau azas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima simbol utama yang membentuk Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan tercantum dalam alinea 4 pembukaan (Pembukaan) konstitusi negara tahun 1945.

Memahami Pancasila sebagai dasar negara

Memahami Pancasila dari segi sejarah dan terminologis

1. Pemahaman sejarah tentang Pancasila

Rumusan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak terlepas dari kisah perjuangan para pahlawan bangsa Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942, masyarakat Indonesia pada awalnya menyambut baik kedatangan Jepang. Nampaknya kedatangan Jepang tidak mengubah nasib bangsa ke arah yang lebih baik, malah sebaliknya ternyata lebih tragis dari pemerintahan Hindia Belanda. Beginilah perlawanan terhadap Jepang muncul di daerah.

Selain itu, mereka menghadapi perlawanan di semua bidang. Kondisi seperti ini merupakan keuntungan bagi bangsa Indonesia untuk melawan Jepang yang ingin memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Bahkan, tekanan ini mendapat tanggapan dari pemerintah Jepang. Pada tanggal 7 September 1944, Perdana Menteri Koyso menjanjikan kemerdekaan di kemudian hari. Untuk meyakinkan bangsa Indonesia akan janji tersebut, maka dibentuklah BPUPKI (Badan Penyelidik Tindakan Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Zyunbi Tyoshakai pada tanggal 1 Maret 1945. Anggota BPUPKI terdiri dari 60 orang anggota dari Indonesia, 4 orang keturunan Tionghoa, 1 orang keturunan Belanda dan 1 orang keturunan Arab. Pada salah satu rapat BPUPKI, lebih tepatnya pada tanggal 1 Juni 1945, diadakan pembahasan yang menyinggung tentang pembentukan negara Indonesia.

Proses perumusan Pancasila berdasarkan BPUPKI I dr. Radjiman Widyadiningrat, tiga pembicara yaitu Muhammad Yamin, Soepomo dan Soekarno.
1 Juni 1945 Ir. Soekarno menyebut nama pancasila yang berarti 5 dasar dalam pidatonya, dan pada tanggal 17 agustus 1945 memproklamasikan kemerdekaannya, pada tanggal 18 agustus dicantumkan daftar isi rumusan 5 prinsip dasar negara yang disebut pancasila, maka nama Pancasila menjadi B. Indonesia dan istilah umum.

2. Pengertian Pancasila dari Terminologi

Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menciptakan Republik Indonesia. Untuk melengkapi perlengkapan negara sebagai negara merdeka, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) langsung menggelar rapat. Dalam sidangnya pada tanggal 18 Agustus 1945 berhasil mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang dikenal dengan Undang-Undang Dasar 1945. Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari dua bagian yaitu Pembukaan UUD 1945 dan pasal-pasal UUD 1945 yang terdiri dari 37 pasal, 1 peraturan peralihan yang terdiri dari 4 pasal dan 1 peraturan tambahan yang terdiri dari 2 ayat.

Pemahaman Pancasila sebagai sumber hukum, cita-cita bangsa, dan ideologi bangsa

1. Pancasila sebagai sumber hukum

Sumber hukum (staatsfundamentalnorm) adalah sumber yang menjadi bahan penyusunan peraturan perundang-undangan, baik berupa sumber hukum tertulis maupun lisan. Ketetapan MPR No. V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No. IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum di Indonesia yang pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai Pancasila. Hal ini mengakibatkan semua peraturan perundang-undangan didasarkan pada Pancasila. Hal ini diperlukan agar setiap pembentukan peraturan perundang-undangan untuk mencapai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat berperan.
Namun menempatkan Pancasila sebagai sumber hukum berarti menempatkannya di atas Konstitusi. Jika demikian, maka Pancasila tidak akan dimasukkan dalam pengertian UUD karena letaknya di atas UUD.

2. Pancasila sebagai cita-cita bangsa
Setiap bangsa pasti memiliki cita-cita. Karena itu, mereka telah bergabung bersama sebagai satu bangsa. Cita-cita bangsa ada yang tertulis dan ada yang tidak tertulis. Cita-cita bangsa Indonesia yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 merupakan curahan jiwa yang terkandung dalam Pancasila. Cita-cita itu ada di paragraf pertama dan kedua.
Pancasila memiliki fungsi penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Pengamalan Sila Pancasila merupakan salah satu cara untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia, yaitu Pancasila itu sendiri.

3. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia
Sebagai bangsa yang merdeka, Indonesia juga membutuhkan ideologi kebangsaan. Dalam ideologi ini terdapat nilai dan norma yang berlaku dan dapat diterima oleh semua orang. Nilai dan norma tersebut ditetapkan sebagai pedoman untuk mencapai tujuan hidup berbangsa. Bangsa Indonesia telah sepakat bahwa nilai-nilai tersebut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila adalah ideologi nasional bangsa Indonesia.

Empat Landasan Pendidikan Pancasila

sebuah. Yayasan Sejarah

Bangsa Indonesia lahir melalui proses yang panjang dari zaman kerajaan sampai kedatangan penjajah. Bangsa Indonesia sedang berjuang menemukan jati dirinya sebagai bangsa yang merdeka dan memiliki prinsip yang diwujudkan dalam paradigma hidup dan falsafah hidup yang di dalamnya terdapat ciri-ciri, ciri-ciri bangsa yang berbeda dengan bangsa lain. Para pendiri bangsa kita (the Founding Fathers) merumuskannya secara sederhana namun mendalam yang mencakup lima prinsip (sila) dan disebut pancasila, masyarakat internasional. Hal ini dapat diwujudkan dengan kesadaran berbangsa yang bersumber dari sejarah bangsa.

Landasan Pendidikan Pancasila Secara historis, artinya nilai-nilai yang terkandung dalam setiap peraturan Pancasila sebelum dirumuskan dan disahkan sebagai dasar negara Indonesia, secara obyektif dan historis, adalah milik bangsa Indonesia sendiri. Jadi nilai-nilai asli pancasila tidak lain adalah bangsa indonesia itu sendiri atau bangsa indonesia sebagai penyebab materialistis pancasila.

b. landasan budaya
Bangsa Indonesia mendasarkan paradigma kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada prinsip kebudayaan yang dimiliki dan akrab dengan bangsa itu sendiri. Nilai-nilai kenegaraan dan kemasyarakatan yang terkandung dalam Perundang-undangan Pancasila bukan sekedar produk konseptual seseorang, melainkan karya bangsa Indonesia sendiri, yang muncul dari nilai-nilai budaya yang bersumber dari proses refleksi filosofis para pendiri negara. Oleh karena itu, generasi penerus, khususnya para cendikiawan kampus, hendaknya mempelajari dan meneliti karya besar ini agar dapat mengabdikan dirinya secara tepat untuk pengembangan lebih lanjut sesuai tuntutan zaman.

c. Landasan hukum
Dasar pendidikan pancasila, khususnya mata kuliah tentang pendidikan pancasila di perguruan tinggi, diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 39 menyatakan: Isi kurikulum harus spesifik untuk setiap jenis, jalur, dan jenjang pendidikan. pendidikan yang berlaku meliputi pendidikan pancasila, pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 232/U/2000, tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, Pasal 10(1) menyatakan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan Kelompok mata kuliah wajib disediakan dalam kurikulum setiap program studi yang terdiri dari Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Sebagai implementasi dari SK tersebut, Dirjen Dikti mengeluarkan SK No. 38/DIKTI/Kep/2002 tentang Tanda-Tanda Penyelenggaraan Mata Kuliah Pengembangan Diri (MPK). Pasal 3 menjelaskan bahwa kompetensi kelompok mata pelajaran MPK ditujukan pada kemampuan berpikir, rasional dan dinamis, berwawasan sebagai insan intelektual. Tanda-tanda mata kuliah MPK Pancasila terdiri dari aspek sejarah, filosofis, ketatanegaraan, kehidupan berbangsa dan bernegara serta etika politik. Perkembangan tersebut dengan harapan agar peserta didik mampu mengambil sikap sesuai dengan hati nuraninya, mengenal permasalahan hidup khususnya kehidupan masyarakat, mengenal perubahan dan peristiwa sejarah, mampu memaknai nilai-nilai budaya demi kepentingan persatuan bangsa.

yaitu landasan filosofis
Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan pandangan filosofis bangsa Indonesia, maka merupakan keharusan moral untuk mewujudkannya secara konsisten dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Secara filosofis, sebelum berdirinya negara, bangsa Indonesia adalah bangsa yang bertuhan dan berkemanusiaan, hal ini didasarkan pada fakta objektif bahwa manusia adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan harus dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila, termasuk sistem peraturan perundang-undangan di Indonesia. Oleh karena itu, dalam perwujudan kehidupan bernegara, termasuk proses reformasi dewasa ini, Pancasila harus menjadi sumber daya yang berharga bagi penyelenggaraan kenegaraan, baik dalam pembangunan nasional, ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, maupun pertahanan dan keamanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button