Pendidikan

Pengertian, Menurut Undang-Undang, Secara Umum

Hak asasi manusia adalah prinsip atau norma moral yang menentukan standar tertentu dari sifat manusia dan secara sistematis dilindungi sebagai aset hukum dalam hukum kota dan internasional. Mereka tidak dapat dicabut sebagai hak fundamental “yang dimiliki seseorang secara inheren karena dia adalah manusia” dan yang “mewarisi pada semua manusia”, terlepas dari bangsa, tempat, bahasa, agama, asal etnis atau status lainnya. Ini berlaku dalam arti luas selalu dan di mana saja dan sama untuk semua orang pada tingkat yang sama. Hak asasi manusia membutuhkan toleransi dan supremasi hukum, dan mewajibkan orang untuk menghormati hak asasi manusia orang lain. Mereka tidak perlu dibawa pergi, tetapi mungkin sebagai akibat dari proses pengadilan; Misalnya, hak asasi manusia dapat mencakup kebebasan dari penahanan, penyiksaan, dan eksekusi yang melanggar hukum.

Definisi hak asasi manusia

EtimologisHak asasi manusia diwujudkan dalam tiga suku kata: Hak, hak asasi manusia dan kemanusiaan. Dua kata pertama “hak” dan “fundamental” berasal dari bahasa Arab sedangkan kata “manusia” berasal Kata-kata dalam bahasa Indonesia. Kata haqq adalah Bentuk tunggal dari kata huquq. Kata haqq adalah Bentuk tunggal dari kata huquq. Kata haqq berasal dari akar kata haqqa, yahiqqu, artinya haqqaan benar, nyata, pasti, tetap dan wajib. Bila disebut yahiqqu ‘alaika an taf’ala kadza, artinya kamu wajib atau harus melaksanakannya. Kata asasiy berasal dari kata dasar assa, yaussu, asasaan, yang berarti membangun, menegakkan, dan meletakkan. Kata prinsip dalam bentuk tunggal dari kata gut berarti asal, hakekat, asas, dasar, dasar segala sesuatu. Demikianlah kata dasar diambil dari bahasa Indonesia yang artinya sederhana atau dasar.

Dalam bahasa Indonesia, hak asasi manusia berarti hak asasi manusia yang paling dasar atau fundamental. Istilah ini, meskipun secara harfiah berbeda kata, namun memiliki arti yang relatif sama. Misalnya huququl mad (Arab); Hak Asasi Manusia (Bahasa Inggris); droits de l’homme (Prancis); hak asasi manusia (Belanda/Jerman), derechos humanos (Spanyol); directos humanos (Brasil); ritti umani (Italia) dan lainnya.

Pengertian hak asasi manusia (HAM) secara umum

hak asasi Manusia di satu arah Hak asasi manusia adalah hak dasar yang diterima setiap manusia sejak lahir sebagai anugerah dari Tuhan. Artinya, hak asasi manusia bukanlah pemberian Tuhan kepada makhluknya bisa terlepas dari keberadaan pribadi manusia Hak asasi manusia tidak dapat diberlakukan oleh kekuatan apapun atau karena alasan lain, ketika itu terjadi orang kehilangan kesadaran diri, yang sebenarnya merupakan inti dari nilai-nilai kemanusiaan.

hak asasi Manusia merangkum hak untuk hidup, kebebasan, kemerdekaan, hak milik dan hak dasar lainnya yang melekat pada manusia, hak-hak ini tidak dapat diganggu gugat oleh manusia lainnya. Hak asasi manusia pada dasarnya tidak berasal dari manusia saja, melainkan dari Tuhan Yang Maha Esa. Kesadaran HAM telah ada sejak manusia lahir karena HAM merupakan hak kodrati yang melekat pada diri manusia.

Hak Asasi Manusia (HAM) diatur dalam Pasal 28A sampai dengan 28J UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Hal-hal yang ditelaah dalam setiap pasal adalah sebagai berikut

Pasal 28a mengatur hak untuk hidup
Setiap orang berhak untuk hidup dan berhak mempertahankan hidup dan keberadaannya.

Pasal 28b mengatur hak untuk berkeluarga
(1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.(2) Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Pasal 28C mengatur hak atas pendidikan
(1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan untuk kemaslahatan umat manusia. 2) Setiap orang berhak maju dalam memperjuangkan haknya untuk bersama-sama membangun masyarakat, bangsa dan negaranya.

Pasal 28d mengatur kepastian hukum
(1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum. (2) Setiap orang berhak atas pekerjaan dan atas pengupahan serta perlakuan yang adil dan adil dalam suatu hubungan kerja. (3) Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. (4) Setiap orang berhak atas kewarganegaraan.

Pasal 28E mengatur kebebasan beragama
(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan latihan, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal dalam wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak atas hak untuk kembali.(2) Setiap orang bebas menganut kepercayaan, menyatakan pikiran, dan sikap sesuai dengan hati nuraninya. (3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

Pasal 28f mengatur komunikasi dan informasi
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan menerima informasi dalam rangka mengembangkan kepribadian dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, menerima, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui segala saluran yang tersedia.

Pasal 28G mengatur hak atas perlindungan diri
(1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi manusia (2) Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan martabat manusia serta berhak memperoleh suaka politik di negara lain.

Pasal 28h mengatur kesejahteraan dan jaminan sosial
(1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta mendapat pelayanan kesehatan.(2) Setiap orang berhak mendapat fasilitas dan perawatan khusus. Kesempatan dan manfaat yang sama untuk mencapai persamaan dan keadilan (3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat (4) Setiap orang berhak atas hak milik pribadi, dan hak milik ini tidak boleh diwarisi secara sewenang-wenang oleh siapa pun.

Pasal 28I mengatur tentang hak asasi manusia
(1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum dan hak untuk tidak dituntut secara retrospektif adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dibatasi dalam keadaan apapun. (2) Setiap orang berhak untuk bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif dan berhak atas perlindungan dari perlakuan yang bersifat diskriminatif tersebut. 3) Identitas budaya dan hak-hak masyarakat tradisional dihormati dengan cara yang sesuai dengan perkembangan zaman dan peradaban.(4) Perlindungan, pemajuan, pelestarian, dan pemenuhan hak asasi manusia merupakan tugas negara, khususnya pemerintah. (5) Untuk menjaga dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pemenuhan hak asasi manusia dijamin, diatur dan dicatat dalam peraturan perundang-undangan.

Pasal 28J mengatur tentang penghormatan terhadap hak asasi manusia
(1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.(2) Setiap orang wajib dalam melaksanakan hak dan kebebasannya tunduk pada batas-batas yang ditentukan dengan undang-undang dengan hak tujuan untuk menjamin kepatuhan mengakui dan menghormati hak dan kebebasan orang lain dan memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan prinsip moral, nilai-nilai agama, keamanan dan ketertiban umum dalam masyarakat demokratis.

Sesuai dengan perkembangan jaman hingga sekarang hak asasi Manusia merangkum Beberapa bidang adalah sebagai berikut:

  1. Hak Pribadi (hak pribadi), yang meliputi kebebasan berekspresi, kebebasan beragama, kebebasan bergerak, dll.
  2. Hak Ekonomi (hak milik), yaitu hak untuk memiliki, membeli dan menjual serta menggunakan sesuatu.
  3. hak politik (hak politik), yaitu hak ikut serta dalam pemerintahan, hak memilih (dipilih dan memberikan suara dalam pemilihan), hak membentuk partai politik, dan sebagainya.
  4. hak-hak dasar Perlakuan yang sama dalam hukum dan administrasi (hak atas persamaan hak).
  5. hak sosial dan Budaya (hak sosial dan budaya), yang meliputi hak atas pendidikan cuma-cuma, hak atas pengembangan budaya, dll.
  6. hak-hak dasar memperoleh perlakuan dan perlindungan yudisial (hak prosedural). Misalnya peraturan tentang penahanan, penangkapan, penggeledahan, persidangan dan sebagainya.

Demikian pembahasan tentang Hak Asasi Manusia (HAM): pengertian menurut hukum pada umumnya. Mungkin berguna!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button